Sabtu, 14 April 2012

A Mysterious Boy part 3

Cerita Sebelumnya :

Dia hendak menghampiriku dengan motornya namun dengan pelan dan berhenti di sampingku.

"cepet naik" ajaknya masih dengan helm yang terpasang di kepalanya

"naik ?" tanyaku bingung.

"lo siapa ?" tambahku. dia membuka helmnya.

"neng yang namanya arra kan ?" ucapnya

"iya , siapa yaa ?" tanyaku heran

"saya tukang ojek neng" jawabnya yang ternyata adalah tukang ojek #GUBRAKK :p

"ojek ?" tanyaku semakin bingung

"iya neng , tadi saya dadah dadah gitu ke neng eh nengnya malah diem aja , saya tadi di suruh pacar neng buat nganterin neng k sekolah" jelasnya

"pacar ?" tanyaku yang semakin dibuat bingung

"iya , pacar neng ! yaudah cepet naik nanti terlambat loh , nanti saya kasih tau di jalan aja" usulnya

aku lantas naik ke motor tukang ojek itu. di jalan dia menjelaskan siapa yang dia maksud pacar itu.

"tadi itu pacar neng nungguin neng dari pagi , katanya sih dia mau jemput pacarnya. namanya arra , nah nama neng arra kan ? tapi neng nya ga nongol nongol. awalnya sih dia mau nungguin neng sampe nongol tapi abis nerima telpon dia langsung pergi gitu aja. abang tanya mau kemana dia jawab mau ke sekolah bang ! nanti kalau ada cewek yang namanya arra abang tolong anterin dia ke sekolahnya ya ! ini ongkosnya ! soalnya saya di suruh buru-buru ke sekolah lagian saya juga sudah telat nih. makasih sebelumnya bang. terus dia langsung pergi gitu aja." jelas tukang ojek itu panjang lebar. aku hanya diam berfikir siapa orang yang mengaku jadi pacarku itu.

"neng udah sampe !" ucap tukang ojek membuyarkan lamunanku

"eh em iya bang makasih , oia bang nama orang yang ngaku pacar saya itu siapa ya ?" tanyaku penasaran

"bis..bis apa gitu ? oia bisma kalau ga salah mah neng ! yaudah masuk sana gerbangnya udah mau ditutup" jawab tukang ojek itu kemudian berlalu. aku berjalan masuk ke sekolah dengan perasaan campur aduk. senang , iya ! karna aku tidak jadi dihukum karena kesiangan. bingung apalagi , siapa yang tidak bingung ? orang yang menyelematkanku dari hukuman kesiangan adalah orang asing yang baru ku kenal kemarin. lebih parahnya dia ngaku jadi pacarku.

"BISMA !! argghhhhhhhhhhhhh lo itu siapa sih ?" teriakku tak sadar membuat teman-temanku heran. yaap ternyata aku sudah sampai di depan kelasku. aku langsung bergegas ke tempat dudukku karena malu.



***

Waktunya pulaaang !! itulah kata yang tepat untuk dikatakan sekarang karena jam pelajaran telah usai. aku dan kiran asik mengobrol sambil berjalan menuju gerbang sekolah. kami mengobrol soal kejadian tadi waktu aku tiba-tiba berteriak tanpa sebab. memang tadi aku sempat menceritakan soal bisma kepada kiran. dari mulai kemarin bisma yang tiba-tiba datang sampai kejadian saat aku berangkat sekolah. aku dan kiran sampai di gerbang sekolah. tiba-tiba seseorang menghampiri kami.

"hai arra" salam orang itu. orang itu ternyata bisma. seperti kemarin dia datang tiba-tiba. kebiasaan banget !

"siapa ra ?" tanya kiran

"ini bisma" ucapku ketus. kiran dan bisma berkenalan satu sama lain. bisma bahkan tau kalau kiran mempunyai pacar namanya reza. anehnya kiran tidak mengenal bisma. benar benar misterius si bisma ini.

"lo pulang bareng gue ya !" ajak bisma seenaknya.

"iya ra lo bareng dia aja. lagian dia kayaknya baik deh" ucap kiran pelan. karena dipaksa kiran aku terpaksa mau di antar bisma.

@RUMAH :

Akhirnya sampai juga di depan rumahku. aku langsung turun tanpa berpamitan dulu pada bisma. ternyata bisma mengikutiku sampai ke depan pintu rumahku. aku masih belum sadar bisma mengikutiku.

"assalamu'alaiku" aku menggedor pintu rumah.

"wa'alakumsalam" ibuku membuka pintu.

"eh ada bisma. kamu pulan di antar bisma sayang ?" ucap ibuku.

"hah bisma ?" jelas saja aku kaget dan langsung menengok ke belakang. bisma hanya cengengesan dengan wajah tanpa dosanya itu. aku langsung memelototi bisma. bisma hanya garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal. oia aku baru sadar mamah kok bisa kenal dengan bisma ? pertanyaan itu langsung saja muncul di otakku.



***BERSAMBUNG***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar