"arraaaaaa" teriak kiran mengagetkanku.
Kiran adalah sahabatku, namanya sih Kirana tapi aku biasa memanggilnya Kiran. kami bersahabat sejak kami SD jadi gak heran kalau kami sangat akrab. oia namaku Tiara Anisa, biasa di panggil Arra.
hari ini seperti biasa aku berangkat sekolah sendiri. aku bersekolah di salah satu sekolah negeri yang ada di bandung. aku berangkat sekolah dengan jalan kaki tapi langkahku terhenti oleh teriakan kiran dengan suara khasnya itu, suara yang melengking. tumben dia ga berangkat sama Reza. yapp reza adalah pacar kiran.
"apa sih lo teriak teriak, gue juga ga budeg kali" ucapku
"hahaa iya iya sorry deh" sesal kiran
"tumben lo ga bareng reza ? biasanya lo lengket banget tuh sampe gue di cuekin" ucapku cemberut
"ecieee jadi ceritanya lo kesepian niih" kiran mencolek daguku
"maybe" jawabku singkat
"yaa lagian siapa suruh lo ga punya cowo" ucap kiran
"gue tuh masih nungguin cowo impian gue" jawabku
"yakin banget sih lo sama apa tadi namanya ? ...."
"cwo impian !" potongku
"hah iya cowo impian" tambah kiran
"gue juga ga tau, tapi hati gue tuh yakin banget tau ga, dan sekarang gue ngerasa kalau cowo impian gue tuh udah ada di deket gue" jelasku
"ah iya deh terserah lo aja" aku dan kiran terus berbincang bincang sampai ke kelas
***
jam pelajaran telah usai, siswa siswi bergegas keluar dari area sekolah ini entah itu langsung pulang atau pun hendak bermain-main dulu tak terkecuali denganku.
"lo mau bareng gue atau mau sama reza ?" tanyaku pada kiran
"kayaknya bareng reza deh sorry yaah, tuh orangnya dateng" jawab kiran. reza menghampiri kami
"jadi kan beib ?" tanya reza
"iya jadi" jawab kiran singkat
"arranya gimana ?" tanya reza kembali
"yaa seperti biasa gue pulang sendiri" ucapku pasrah
"sorry yah ra, yaudah kita duluan ya ra" ucap kiran dan reza dan berlalu
aku pulang dengan berjalan kaki, yaa panas memang tapi jarak rumahku gak jauh jauh amat dari sekolah. itung itung ngirit uang jajan gitu hehe.
"arra" panggil seseorang menghentikan langkahku. seorang laki laki yang duduk di atas motornya. seseorang yang sama sekali tak ku kenal. aku mengernyitkan dahiku.
"lo panggil gue ?" tanyaku sedikit takut
"iya Tiarra Anisa" jawabnya singkat yang meninggalkan banyak pertanyaan di otakku dan rasa ketakutan kalau kalau dia ini orang jahat. orang itu beranjak dari motornya dan menghampiriku, aku berjalan mundur dengan sangat hati hati.
"STOPP !" teriakku
orang itu mngernyitkan dahinya.
"lo kenapa ?" tanyanya
***BERSAMBUNG ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar