Kamis, 12 April 2012

A Mysterious Boy part 2

Cerita sebelumnya :

Orang itu beranjak dari motornya dan menghampiriku, aku berjalan mundur dengan sangat hati hati.

"STOPP !" teriakku

orang itu mngernyitkan dahinya.

"lo kenapa ?" tanyanya

"jangan mendekat atau ga gue teriak !" ucapku setengah takut. dia terus mendekat dan sekarang berada di hadapanku.

"..." dia hanya diam dan nampak bingung

"ngapain juga lo mesti teriak ? emang gue mau ngapain lo?" tanyanya polos

"lo..lo penculik kan ?" tanyaku masih dengan perasaan takut

"hahahahahaha ,penculik ? jadi karna itu ? hahaha sumpah gue ga bisa berenti ketawa" tawanya puas
"ap..apa maksud lo ? ini tuh ga lucu tau!" bentakku

"hahaha , ehemmm" dia menghentikan tawanya

"gini deh lo pikir dulu, emang ada yaa penculik pake seragam sekolah dan ganteng kayak gini?" tambahnya sambil menaikkan alisnya yang sedikit tebal. aku berfikir sejenak. benar juga aku baru sadar kalau dia memakai seragam sekolah. dan haah ? di..dia sekolah di sekolah SMA PUTRA BANGSA ? itu kan termasuk sekolah favorite di kotaku. siapa dia ? kenapa dia tau namaku ? aku bahkan tidak punya teman di sana jadi bagaimana dia bisa mengenalku ? semua pertanyaan itu langsung mengeroyokku.

"hey" dia memainkan tangannya di depan mukaku dan membuyarkan lamunanku.

"daripada lo ngelamun mendingan lo kenalan deh sama gue" usulnya.

"..." aku mematung. dia memberikan tangannya

"Bisma, Bisma Karisma" ucapnya singkat. aku hanya diam seolah terhipnotis olehnya. bahkan aku pasrah saja ketika dia mengantarku pulang.

@RUMAH

aku masih saja memikirkannya. Bisma nama itu asing bagiku namun dia seperti telah mengenalku lama. dia bahkan tau nama panjangku. dia siapa ? aku terus memikirkannya sampai tak terasa aku terlelap tidur.

***

Pagi ini aku bangun agak siang, mungkin karna aku terlalu lama memikirkan si bisma bisma itu.

"mah arra berangkat yaa" pamitku

"ga sarapan dulu sayang" ucap ibuku

"udah telat mah, assalamu'alaikum" aku berpamitan dan mencium tangan ibuku. seperti biasa aku berjalan kaki tapi sekarang aku sedikit berlalri karna jam mungil yang melingkar ditanganku sudah menunjukkan pukul 06.50. baru saja sampai didepan kompleks rumah langkahku terhenti, pandanganku tertuju pada seorang laki-laki yang duduk diatas motornya. aku tak mengenalinya, dia memakai helm. sepertinya dia melihat ke arahku, kepalanya tertuju padaku. dia melambaikan tangannya. aku mengernyitkan dahiku. dia hendak menghampiriku dengan motornya namun dengan pelan dan berhenti di sampingku.

"cepet naik" ajaknya masih dengan helm yang terpasang di kepalanya

"naik ?" tanyaku bingung.

"lo siapa ?" tambahku. dia membuka helmnya.



***BERSAMBUNG***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar