Kamis, 03 Mei 2012
A Mysterious Boy part 4
Cerita Sebelumnya :
"hah bisma ?" jelas saja aku kaget dan langsung menengok ke belakang. bisma hanya cengengesan dengan wajah tanpa dosanya itu. aku langsung memelototi bisma. bisma hanya garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal. oia aku baru sadar mamah kok bisa kenal dengan bisma ? pertanyaan itu langsung saja muncul di otakku.
Aku dan bisma langsung saja memasuki rumahku.
"bisma ikut makan siang di sini yaa !" ajak ibuku
"hah ? mamah apaan sih , engga ! lo pulang aja sana !" ucapku kesal
"arra ga boleh gitu ! udah sana kamu ganti baju nanti langsung ke ruang makan , nah bisma ikut tante ke ruang makan kebetulan makanannya sudah siap" ucap ibuku. bisma yang merasa dibela oleh ibuku langsung meledekku.
"wleee :p dadaaaah" ledeknya. aku yang kesal tak memperdulikannya dan langsung pergi ke kamar untuk ganti baju.
selesai ganti baju aku bergegas menuju ruang makan. disana cuma ada bisma. aku duduk di depan bisma.
"mamah mana bis ?" tanyaku pada bisma
"lagi ngambil sayur di dapur" jawab bisma. hening ! aku dan bisma diam sejenak sampai aku teringat sesuatu yang aku harus tanyakan padanya.
"heh lo tadi apa-apaan ?" ucapku yang membuat bisma bingung
"maksud lo apa ?" tanyanya bingung
"lo tadi pagi ngaku ke tukang ojek kalau gue tuh paca lo kan ? maksud lo apa ?" aku menyipitkan mataku
"hhahaha matanya teh biasa aja neng ! ooohh soal itu, emang lo pacar gue kan ?" jawab bisma santai
"enak aja , emang kita pernah jadian ? kapan lo nembak gue ?" ucapku polos
"ooh jadi lo mau gue tembak , yaudah arra lo mau kan jadi cewek gue" ucap bisma enteng. aku hanya diam terpaku dengan perkataannya. bagaimana tidak bisma segampang itukah menyatakan perasaannya padaku. orang yang baru ku kenal langsung menyatakan cintanya padaku ?
"emang gitu yaa tabiat cowo ? baru kenal kemarin langsung nembak" ucapku setelah lama diam
"siapa bilang gue baru kenal lo ?" ucap bisma yang untuk kesekian kalinya membuatku bingung. belum sempat aku menanyakan maksudnya itu ibuku datang dengan membawa sayur yang tadi dia ambi di dapur. kami makan bersama.
bisma sudah pulang ke rumahnya. aku mencoba menanyakan perihal bisma pada ibuku.
"mah ma2h kok bisa percaya gitu aja sih sama si bisma ? arra aja baru kenal kemarin" tanyaku
"bisma itu baik sayang" jawab ibuku singkat
"dari mana ma2h tau kalau dia baik ? ma2h kan belum kenal dia" tanyaku
"ma2h udah kenal bisma arraa" jawab ibuku kembali singkat
"kenal gimana ? atau jangan jangan mamah mau ngejodohin arra sama bisma yaa ?" tanyaku
"hahahaha , gimana bisa ? mamah baru kenal keluarganya aja dua hari yang lalu" jawab ibuju
"terus dari kenapa mamah bisa percaya gitu aja sama bisma dan dari mana bisma bisa kenal arra ?" tanyaku
"kalau itu biar bisma saja yang menjelaskannya , udah sana tidur" ucap ibuku kemudian berlalu. bercuma saja aku menanyakan perihal bisma kepada ibuku , yang ada aku malah tambah bingung.
***
Seminggu sudah aku mengenal bisma tetapi sosok siapa dia sebenarnya masih belum aku ketahui. aku , reza , dan kiran memutuskan untuk mencari tau soal bisma ke sekolahnya.
"waaah aje gilee ini sekolahan apa hotel ?" ucap reza terkagum-kagum
"ih malu-maluin deh punya pacar kayak lo beib" ucap kiran
"tapi sayang kan beib ?" ucap reza menjijikan
"pasti beib" jawab kiran tak kalah menjijikan menurutku
"kacang kacang , mba mas mau kacang ? mulai deh gue jadi tukang kacang" sindirku
"hehe maaf deh ra" ucap kiran dan reza
"iya iya udah yu kita kan mau cari yau tentang bisma , ayo ke sana kita tanya sama mereka" ajakku. kami bertiga menghampiri sekumpulan siswi yang sedang asik mengobrol. kami menanyakan tentang bisma, dan kami mendapatkan jawaban yang membuat kami terpaku.
***BERSAMBUNG***
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar